Terjebur ke Laut, Diprediksi sampai ke Perairan Lampung

Ahmad Kurdy

Ahmad Kurdy

Lampung Selatan

1 November 2020 21:12 WIB
Daerah | Rilis ID
Kepala Basarnas Lampung, Jumaril. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Ahmad Kurdy
Rilis ID
Kepala Basarnas Lampung, Jumaril. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Ahmad Kurdy

RILISID, Lampung Selatan — Tim SAR (Search and Rescue) dan Basarnas masih mencari seorang penumpang KMP Nusa Jaya yang tercebur ke laut saat perjalanan dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni, Lampung Selatan pada Jumat (30/10/2020) sore.

Kepala Basarnas wilayah Lampung, Jumaril, menjelaskan lokasi jatuhnya penumpang itu berada di wilayah Banten. Tepatnya di sekitar Pulau Tempurung. 

"Yang melaksanakan operasi atau SAR mission, koordinatornya dari Banten. Sementara kita di Lampung mendukung pencarian ketika terjadi kemungkinan korban terbawa sampai sini," papar Jumaril, Minggu (01/10/2020).

Basarnas Lampung saat ini masih menunggu SAR map prediction yang dikeluarkan Basarnas Command Center dari Basarnas pusat.

"Tapi intinya kita sudah membantu pencarian korban dengan pemantauan dan pemapelan di wilayah Lampung," katanya.
Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan semua pihak yang beraktivitas di Selat Sunda. Misalnya, para nelayan. 

“Siapa tahu mereka menemukan tanda-tanda keberadaan korban," jelasnya.
Hal ini disebabkan ada kemungkinan korban terbawa sampai masuk perairan Lampung dari arah angin dan gelombang.

Korban adalah seorang laki-laki bernama Nurul (19), warga Balaraja Kabupaten Tangerang, Banten.

Kejadian ini terungkap dalam berita acara yang ditandatangani nahkoda KMP Nusa Jaya, Sucitra Rowandi dan mualim jaga, Ari Saputra.

Mualim mendapat laporan dari penumpang yang melihat kejadian itu. 

Adapun ciri-ciri korban laki-laki mengenakan jaket warna merah. Saat itu ia terlihat berdiri di railing kapal dan lalu terjebur ke laut.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya