Terjebur ke Laut, Diprediksi sampai ke Perairan Lampung
Ahmad Kurdy
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — Tim SAR (Search and Rescue) dan Basarnas masih mencari seorang penumpang KMP Nusa Jaya yang tercebur ke laut saat perjalanan dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni, Lampung Selatan pada Jumat (30/10/2020) sore.
Kepala Basarnas wilayah Lampung, Jumaril, menjelaskan lokasi jatuhnya penumpang itu berada di wilayah Banten. Tepatnya di sekitar Pulau Tempurung.
"Yang melaksanakan operasi atau SAR mission, koordinatornya dari Banten. Sementara kita di Lampung mendukung pencarian ketika terjadi kemungkinan korban terbawa sampai sini," papar Jumaril, Minggu (01/10/2020).
Basarnas Lampung saat ini masih menunggu SAR map prediction yang dikeluarkan Basarnas Command Center dari Basarnas pusat.
"Tapi intinya kita sudah membantu pencarian korban dengan pemantauan dan pemapelan di wilayah Lampung," katanya.
Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan semua pihak yang beraktivitas di Selat Sunda. Misalnya, para nelayan.
“Siapa tahu mereka menemukan tanda-tanda keberadaan korban," jelasnya.
Hal ini disebabkan ada kemungkinan korban terbawa sampai masuk perairan Lampung dari arah angin dan gelombang.
Korban adalah seorang laki-laki bernama Nurul (19), warga Balaraja Kabupaten Tangerang, Banten.
Kejadian ini terungkap dalam berita acara yang ditandatangani nahkoda KMP Nusa Jaya, Sucitra Rowandi dan mualim jaga, Ari Saputra.
Mualim mendapat laporan dari penumpang yang melihat kejadian itu.
Adapun ciri-ciri korban laki-laki mengenakan jaket warna merah. Saat itu ia terlihat berdiri di railing kapal dan lalu terjebur ke laut.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
