Terancam, Ustaz Abdul Somad Batalkan Ceramah di Tiga Provinsi 

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

3 September 2018 11:15 WIB
Nasional | Rilis ID
Ustaz Abdul Somad bersama Pimpinan MPR salah satunya EE Mangindaan. FOTO: RILIS.ID/Yayat R Cipasang
Rilis ID
Ustaz Abdul Somad bersama Pimpinan MPR salah satunya EE Mangindaan. FOTO: RILIS.ID/Yayat R Cipasang

RILISID, Jakarta — Ustaz Abdul Somad (UAS) membatalkan rencana ceramah di tiga provinsi di Pulau Jawa menyusul intimidasi hingga ancaman yang ia alami ketika memberikan ceramah di beberapa tempat, beberapa waktu terakhir.

Pembatalan tersebut disampaikan UAS melalui akun instagram @ustadzabdulsomad yang telah terverifikasi.

Hingga Senin (3/9/2018) pagi, pernyataan pembatalan tausiyah tersebut mendapat perhatian luas masyarakat.

Sedikitnya hingga pukul 08.53 WIB, 172.392 likes dan 9.351 komentar yang mayoritas mendukung ustaz kondang asal Provinsi Riau tersebut tersemat menanggapi pemberitahuan itu.

"Beberapa ancaman, intimidasi, pembatalan dan lain-lain terhadap tausiyah di beberapa daerah seperti Grobogan, Kudus, Jepara dan Semarang," tulis UAS pada poin pertama pemberitahuannya.

Hal tersebut menurutnya membuat beban panitia penyelenggara semakin berat, serta mengganggu kondisi psikologis jamaah serta dirinya.

"Maka, saya membatalkan beberapa janji di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta," tulisnya lagi.

UAS merincikan pembatalan tausiyah itu antara lain di Kota Malang, Boyolali, Jombang dan Kediri pada September mendatang. Selanjutnya Yogyakarta pada Oktober serta janji dengan Ustaz Zulfikar di Jawa Timur pada Desember.

"Mohon maaf atas keadaan ini, harap dimaklumi dan mohon doakan selalu," tutup UAS dalam pernyataannya.

UAS merupakan penceramah kondang yang sempat disarankan menjadi Calon Wakil Presiden mendampingi Prabowo oleh ijtimak ulama beberapa waktu lalu.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya