Telan Dana Rp4 M, Pengadaan Bibit Kopi Lambar Dipertanyakan
Anton Suryadi
Lampung Barat
"Bibit yang dibagikan jenis kopi robusta yang terdiri dari 10 varietas dan kesemuanya sudah tersertivikasi Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka). Untuk pupuk organik, masing-masing kelompok akan menerima 4.750 kg," lanjut Sumarlin.
Menurut Sumarlin, pengadaan 400 ribu bibit kopi tersebut dilaksanakan dengan sistem lelang dan PT Berkah Lancar Lestari dari Bandarlampung ke luar sebagai pemenang.
Sumber bibit diambil dari dua penangkar di Lampung yakni CV Aneka Tani Maju Mandiri di Lampung Timur dan CV Hikmah Tani dari Lampung Tengah.
"Penangkar Lamtim pemiliknya Mustofa sedangkan Lamteng, Ujang Mahmud, keduanya sudah terverfikasi Puslitkoka. Dan bibit yang dikeluarkan dua penangkar ini bibit unggul nasional jenis robusta yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertanian dan sudah terverifikasi BP2MD," papar Sumarlin.
Untuk tahun 2020 Disbunnak lambar kembali mendapat kucuran dana dari APBN sebesar Rp3,5 miliar lebih. "Tapi peruntukannya masih menunggu petunjuk operasional kegiatan. Nanti kita informasikan ya," pungkasnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
