Tangani Gempa Lombok, Puluhan Paskhas TNI AU Kembali Diberangkatkan

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

9 Agustus 2018 18:45 WIB
Nasional | Rilis ID
Kerusakan rumah warga di Lombok Barat akibat gempa 7,0 Skala Richter. FOTO: RILIS.ID/Kurniati
Rilis ID
Kerusakan rumah warga di Lombok Barat akibat gempa 7,0 Skala Richter. FOTO: RILIS.ID/Kurniati

RILISID, Jakarta — Sebanyak 76 prajurit Paskhas bersama 80 ton bantuan kemanusiaan, kembali dikirim ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), dari Posko Peduli Gempa di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (9/8/2018).

Prajurit Paskhas tersebut diberangkatkan untuk menyiapkan alat pendukung, guna membantu bencana gempa bumi di wilayah Lombok, Provinsi NTB.

Sebelum keberangkatan, seluruh prajurit mengikuti upacara pelepasan yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Yuyu Sutisna dan dihadiri para Pejabat Tinggi TNI Angkatan Udara.

Satgas Paskhas kali ini dibekali dengan perlengkapan-perlengkapan pendukung guna membantu masyarakat korban gempa bumi di Lombok, di antaranya alat penjernih air dan peralatan dapur lapangan untuk menyiapkan dukungan logistik.

"Sebelum mengirim bantuan, kami sudah menginventarisir apa yang kurang dan dibutuhkan di lokasi gempa. Karena itu, dalam pendistribusian kali ini, berbagai macam barang dikirim ke Lombok, baik berupa pakaian, beras, bawang, hingga cabai karena barang-barang itu yang hingga kini masih sangat dibutuhkan," kata KSAU.

Yang paling utama, kata dia, pihaknya membawa penjernih air yang saat ini sangat dibutuhkan.

"TNI AU sendiri telah menempatkan 522 anggota di lokasi bencana untuk membantu proses evakuasi. Mudah-mudahan bantuan yang kembali kami kirim bisa membantu meringankan beban korban gempa," kata KSAU.

Ia mengaku, TNI Angkatan Udara telah mengirimkan sedikitnya 80 ton yang terdiri dari berbagai jenis logistik sebagai bantuan bagi para korban dan pengungsi di lokasi gempa dengan menggunakan pesawat TNI AU dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

"Sebagai bentuk kepedulian TNI AU dan PIA Ardhya Garini terhadap bencana gempa Lombok, kita pada 9 Agustus 2018 kembali mengirimkan berbagai bantuan untuk korban gempa Lombok," ujarnya.

Ia menjelaskan, terus bertambahnya jumlah korban dan pengungsi yang terdampak gempa, mengharuskan semua komponen bangsa, tidak terkecuali TNI AU terus bergerak memberikan bantuan.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya