Tak Gentar Didemo Lurah, Yusuf Kohar: Keluhan Warga Soal PKH itu Fakta
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Wakil Wali Kota, M Yusuf Kohar memperlihatkan sikap biasa-biasa saja, pasca didemo lurah se-Kota Bandarlampung terkait pernyataannya soal PKH (Program Keluarga Harapan).
"Saya biasa saja, tidak ada yang perlu dikhawatirkan, sebab yang saya bicarakan soal PKH itu keluhan masyarakat," ujarnya, Kamis (23/1/2020).
Keluhan itu diperoleh, berdasarkan hasil temuannya saat melakukan kunjungan di sejumlah wilayah.
"Melakukan rutinitas sebelum saya mengantor, terlebih dahulu saya pergih sidak kekelurahan atau pun Puskesmas," kata dia.
“Hasilnya, banyak keluhan masyarakat yang menyebut penerima PKH kurang tepat," timpal bakal calon wali kota pada Pilkada Bandarlampung 2020 ini.
Sementara, Ketua Forum Lurah se-Bandarlampung Rosbandi mengatakan, pihaknya datang ke Pemkot setempat untuk mengklarifikasi terkait pernyataan Yusuf Kohar itu.
"Kami merasa terganggu dan tersinggung yang disampaikan wakil wali kota. Kami sudah bekerja semaksimal mungkin, dan berbuat kepada masyarakat siang malam," ungkapnya.
Menurutnya, Pemkot merupakan satu sistem. Sehingga apabila seluruh lurah ini tidak benar, berarti semua yang berada dalam sistem ini tidak benar. Karena pada dasarnya semua memiliki tugas dan fungsinya masing-masing.
"Tugas kami melayani masyarakat di wilayah masing-masing. Kita mau Pemkot menjadi contoh bagi kota-kota lainnya,” tegas dia.(*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
