Soal Relawan Jokowi Diajak Berantem, Gerindra: Itu Gaya Preman! 

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

6 Agustus 2018 15:25 WIB
Nasional | Rilis ID
Rilis ID

RILISID, Jakarta — Ketua DPP Gerindra Sodik Mudjahid mengaku prihatin dengan pernyataan 'berani jika diajak berantem' yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada relawannya. Menurutnya, hal ini semakin menguatkan nilai kepribadian ganda Jokowi.

"Baru dalam sejarah Indonesia ada presiden yang berfikir, bersikap dan berkata seperti itu. Bergaya seperti merakyat tapi kebijakan tidak pro rakyat," ujar Sodik di Jakarta, Senin (6/8/2018).

Kepribadian ganda yang dimaksud Sodik, yakni sering blusukan ke pasar-pasar tetapi harga barang-barang terus naik. Termasuk juga soal pidato ini, seperti mengajak persatuan bangsa tapi aslinya mendorong perpecahan antar bangsa.

"Disebut lembut tapi mendorong dan memberi angin berantem seperti preman," ketus Wakil Ketua Komisi VIII DPR ini.

Bahkan Sodik menyebut, Jokowi sangat berbeda jauh dengan presiden lain seperti Bung Karno. Menurut sosok Presiden pertama Indonesia itu bergaya elegan, tidak sok merakyat tapi kebijakannya justru prorakyat.

"Bung Karno mengajak rakyat berkelahi melawan penjajah asing bukan berkelahi dengan sesama bangsa," katanya. 

Selain itu, tambah Sodik, pernyataan tersebut juga terasa sangat tidak tepat ditengah kencangnya kasus-kasus persekusi kepada sesama bangsa. Seperti terlahir kasus perlakuan kepada Neno warisman di Batam beberapa waktu lalu.

"Ini makin menunjukan kapasitas dan makom nya yang belum sampe untuk kapasitas presiden. Sehingga wajar jika makin banyak rakyat yang menuntut #2019gantipresiden," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, arahan itu disampaikan Jokowi saat Rapat Umum Relawan Jokowi di SICC, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/8). Jokowi awalnya meminta relawan untuk bersatu, militan, dan kerja keras. 

Saat acara, wartawan diminta keluar di tengah-tengah pidato Jokowi. Namun, video potongan pidato Jokowi itu kemudian beredar luas di media sosial yaitu saat Jokowi meminta relawan berani jika diajak berantem. 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sukma Alam
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya