Skuadron Tempur untuk TNI AU, Menhan Bilang Perlu Uang

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

8 Juni 2018 15:10 WIB
Nasional | Rilis ID
Skuadran Tempur TNI AU. FOTO: Militerhankam.
Rilis ID
Skuadran Tempur TNI AU. FOTO: Militerhankam.

RILISID, Jakarta — TNI Angkatan Udara (AU) berencana akan membangun kekuatannya hingga 2024 nanti dengan memiliki 8 skuadron udara tempur. Menanggapi itu, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan, pihaknya akan memastikan dulu ketersediaan anggaran yang ada.

"Kita sesuaikan (anggaran) dulu, menambah itu enak, tapi kan perlu uang," kata Ryamizard di kantor Kemhan, Jakarta, Jumat (8/6/2018).

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu menjelaskan, rencana penambahan skuadron tempur TNI AU tentu saja membutuhkan anggaran untuk pembangunannya. Termasuk, untuk kebutuhan perosnel dan juga alutsista.

"Orangnya perlu uang gaji apa segala macam, alat segala macam. Nambah sih gampang," ujarnya.

Meski begitu, imbuh Ryamizard, Kemhan akan mendukung keinginan matra udara tersebut. Terlebih, apabila kebutuhan penambahan skuadron itu memang sudah mendesak.

Ryamizard juga mengaku, sudah mendengar langsung dan berkoordinasi dengan TNI AU terkait kebutuhan tersebut. "Ya pastilah, semua laporan dengan saya. Sudah baguslah," tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Yuyu Sutisna mengungkapkan akan menambah kekuatan skuadron udara tempur. Dirinya menargetkan, TNI AU membangun kekuatannya hingga 2024 nanti dengan memiliki 8 skadron udara tempur. 

"Sesuai dengan perencanaan kekuatan materiil, kita berharap memiliki delapan skuadron udara tempur dengan  kekuatan 16 pesawat dengan kesiapan masing-masing skuadron udara rata-rata 80 persen," ungkap Yuyu. 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya