Situs KPU Diretas, Bukti Pemerintah Gagal Jamin Pengguna Siber

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

2 Juli 2018 19:30 WIB
Nasional | Rilis ID
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma
Rilis ID
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

Padahal, pengguna internet di Indonesia telah mencapai sekitar 132 juta orang. Hampir semua transaksi perbankan, pajak, listrik, serta transaksi komersial lainnya, kini dilakukan via internet. Belum lagi, belakangan ini pemerintah dan Bank Indonesia juga sedang mengkampanyekan Gerakan Non Tunai dalam berbagai transaksi. Semua itu butuh pengamanan siber.

“Kita perlu menagih hasil kerja BSSN yang didesain untuk membangun ekosistem keamanan siber nasional. Tugas BSSN layaknya tugas kementerian pertahanan di dunia maya, yaitu menghalau setiap ancaman dan serangan yang dapat mengancam atau bahkan merusak infrastruktur siber strategis yang kita miliki, seperti jaringan siber perbankan, bandara, rumah sakit, hingga KPU. Jadi, itulah wilayah tugas BSSN, yaitu membangun ekosistem keamanan dunia siber,” ujarnya.

Ia berharap KPU, BSSN dan Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri bisa bekerja sama mengatasi dan mengungkap kasus peretasan ini. Jangan pertaruhkan kepercayaan publik pada para penyelenggara Pemilu.

“Peretasan situs KPU beberapa hari ini membuktikan pemerintah gagal menciptakan keamanan dunia siber,” pungkasnya.
 

Menampilkan halaman 3 dari 3
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya