Sekjen PPP: Anggota Polisi Merasa Novel Baswedan Sangat Diistimewakan

Default Avatar

Anonymous

8 Juni 2018 17:35 WIB
Nasional | Rilis ID
Novel Baswedan. FOTO: RILIS.ID/Tari Oktaviani
Rilis ID
Novel Baswedan. FOTO: RILIS.ID/Tari Oktaviani

RILISID, — Sekretaris Jenderal DPP PPP Arsul Sani mengungkapkan, sejumlah aparat penegak hukum merasa cemburu terhadap perlakuan negara terhadap Novel Baswedan. Mereka, katanya, merasakan negara memperlakukan Novel sangat istimewa.

Arsul mengatakan ini terkait peristiwa penyiraman air keras terhadap Novel yang menyebabkan mata kiri novel tak bisa melihat. Atas kasus itu, DPR dan pemerintah sepakat memberi dukungan anggaran untuk pengobatannya. Namun, ketika aparat polisi terluka dalam tugas, tak mendapat perhatian yang sama.

"Beberapa waktu lalu ketika ada musibah Novel Baswedan, Ketua KPK minta permohonan dukungan anggaran. Musibah sebetulnya tidak bisa dianggarkan, tapi kami mendukung pengobatan dan perawatan Novel," ungkap Arsul, dikutip dari laman resmi DPR RI, Jakarta, Jumat (8/6/2018).

Namun, ujarnya, ketika ada aparat polisi dibacok oleh sindikat narkoba di Medan dan tidak mendapat perlakuan yang sama, sebagaimana halnya Novel.

"Keluarga polisinya kirim SMS ke saya, apakah kami kurang penting dibandingkan Novel Baswedan," paparnya.

Anggota Komisi III DPR RI ini juga mencontohkan lainnya, ketika personel Densus 88 terluka dalam tugas juga tak mendapat perhatian penuh seperti Novel. Bahkan, personel Densus 88 kabarnya hanya dirawat di kelas III RS Polri.

"Dia komplain, karena tidak mendapat perhatian seperti Novel. Negara harus melindungi aparatur penegak hukumnya dengan lebih baik," tutur Arsul.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya