Satu Orang Positif COVID-19, Bangkalan Naikkan Status Siaga ke Tanggap Darurat Bencana
Nailin In Saroh
Bangkalan
RILISID, Bangkalan — Satu orang warga Bangkalan, Madura, Jawa Timur, terkonfirmasi positif terpapar virus corona jenis baru (COVID-19). Laporan ini sesuai hasil uji laboratorium Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
"Dengan adanya warga yang positif corona, status Bangkalan mulai hari ini berubah dari siaga darurat bencana wabah penyakit akibat virus corona menjadi tanggap darurat bencana akibat wabah penyakit virus corona," ujar Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron, Jumat (10/4/2020).
Ra Latif menjelaskan perubahan status dari siaga darurat bencana ke tanggap darurat bencana ini akan berlangsung hingga 60 hari ke depan.
Sebelumnya, Kabupaten Bangkalan termasuk salah satu kabupaten zona hijau COVID-19 di Pulau Madura. Namun, sejak adanya warga yang terkonfirmasi positif terpapar virus tersebut, maka sejak Jumat (10/4) hari ini, Kabupaten Bangkalan telah masuk zona merah, sama dengan Kabupaten Pamekasan.
Dilansir dari Antara, Warga Bangkalan yang terkonfirmasi positif COVID-19 itu berasal dari Kecamatan Blega. Pasien sudah diisolasi di RSUD Bangkalan sejak tanggal 2 April 2020.
Menurut Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bangkalan Agus Zain, pasien asal Blega itu sebelumnya datang dari daerah terpapar, yakni Jakarta, pada tanggal 26 Maret 2020 bersama delapan orang lainnya menggunakan mobil pribadi.
Sebelumnya yang bersangkutan sempat dirawat di Puskesmas Blega, namun karena kondisinya terus memburuk lalu dirujuk ke RSUD Bangkalan.
Di RSUD Bangkalan, pasien dirawat selama tujuh hari dan dilakukan tes swab tenggorokan yang hasilnya positif.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
