Resmikan SMA Pradita Dirgantara, TNI AU Ingin Ciptakan SDM Unggul
Zulhamdi Yahmin
Jakarta
RILISID, Jakarta — TNI Angkatan Udara, bekerja sama dengan Yayasan PIA Ardya Garini (Yasarini) meresmikan Sekolah Menengah Atas (SMA) Pradita Dirgantara di kompleks Bandara Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah.
Menurut Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) yang juga pembina Yasarini, Marsekal Yuyu Sutisna, kehadiran SMA Pradita Dirgantara untuk menjawab kebutuhan penyiapan SDM yang unggul di bidang kedirgantaraan.
"Dari sekolah ini saya harapkan lahir cendekia dirgantara yang mampu menyumbangkan pemikiran untuk Indonesia khususnya di bidang kedirgantaraan," kata Yuyu melalui siaran persnya kepada rilis.id, Kamis (12/7/2018).
Acara persemian yang ditandai dengan penekanan tombol sirine itu juga dihadiri Presiden ke-3 RI, Bacharuddin Jusuf Habibie dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.
SMA Pradita Dirgantara berdiri atas kerjasama antara TNI AU, Yasarini dan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta.
SMA ini dirancang sebagai sekolah berkelas internasional yang berkarakter kedirgantaraan, kecendekiawanan, menjunjung tinggi keimanan serta kompetitif di tingkat global dengan tetap menjaga nilai-nilai budaya nasional.
Untuk tahun ajaran 2018/2019, sekolah yang berdiri dengan konsep boarding school (asrama) ini, menampung 150 siswa/siswi jurusan IPA. SMA yang diproyeksikan menjadi sekolah unggulan ini, dipimpin oleh guru besar dari UNS, Siswandari.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
