Rendahnya Tingkat Orang yang Berkurban, Motivasi IBM Buka 'Qurban di Pedalaman'

Elvi R

Elvi R

Jakarta

18 Juli 2018 22:00 WIB
Nasional | Rilis ID
Direktur IBM Ridwan Hilmi. FOTO: Humas IBM
Rilis ID
Direktur IBM Ridwan Hilmi. FOTO: Humas IBM

RILISID, Jakarta — Direktur Insan Bumi Mandiri Ridwan Hilmi mengatakan, rendahnya tingkat orang yang berkurban di wilayah pedalaman membuat masyarakat di wilayah tersebut tidak mengonsumsi daging meski di Idul Adha. Kesulitan akses transportasi dan infrastruktur pun membuat wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) sulit mendapatkan pasokan daging kurban dari wilayah lain.

"Oleh karena itu, program Qurban di pedalaman hadir untuk menjadi solusi atas permasalahan ekonomi sosial masyarakat yang menjadi keumuman kondisi di wilayah terpencil dan pedalaman di Indonesia," ujar Ridwan di Jakarta, Rabu (18/7/2018).

Menurutnya, selama ini IBM telah memberikan pelayanan bagi 12.500 warga pedalaman. Wilayah itu tersebar di 10 provinsi, 22 kabupaten/kota, 53 kecamatan dan 103 desa. Mereka melingkupi Papua, Sulawesi, Nusa Tenggara dan Sumatera.

Partisipasi dan dukungan dari masyarakat di perkoraan telah menjadi solusi konkret bagi pemberdayaan masyarakat di wilayah pedalaman. 

"Tahun lalu IBM menghimpun 769 kambing kurban dari masyarakat perkotaan. Ini peningkatan pesat sampai 400 persen sejak 2016 lalu saat program baru dijalankan," tuturnya.

Tidak hanya memberikan sumber protein bagi masyarakat. Peternak pun mendapatkan manfaat, karena 200 peternak di wilayah pedalaman mendapatkan kepercayaan untuk memasok kambing keperluan kurban.

"Lebih dari 80 wilayah terpencil mendapatkan berkah kurban di 2017. Mereka secara swadaya menyembelih hewan, mengurus boning dan pemotongan hingga menyantap daging kurban," ungkap Ridwan.

Diharapkan, dimasa mendatang program ini mampu berkembang lebih luas.

"Kita berharap bisa berkontribusi untuk membangun wilayah terpencil. Dengan kurban, perekonomian dan masyarakat lebih berdaya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya