Puji Lazismu, Moeldoko: Ini Jihad Sebenarnya

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

8 Juni 2018 23:11 WIB
Nasional | Rilis ID
Kepala Staf Presiden Moeldoko (kiri) bersama Ketua Badan Pengurus Lazismu Hilman Latief (kanan) di Gedung Dakwah PP Muhammadiyah, Jakarta, Jumat (8/6/2018). FOTO: RILIS.ID/Zulhamdi Yahmin
Rilis ID
Kepala Staf Presiden Moeldoko (kiri) bersama Ketua Badan Pengurus Lazismu Hilman Latief (kanan) di Gedung Dakwah PP Muhammadiyah, Jakarta, Jumat (8/6/2018). FOTO: RILIS.ID/Zulhamdi Yahmin

RILISID, Jakarta — Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko, memuji kiprah Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) dalam memperkuat perekonomian umat. Menurutnya, kegiatan Lazismu merupakan sebenar-benarnya jihad.

"Saya mewakili pemerintah mengucapkan terima kasih kepada Lazismu. Jihad sebenarnya, ya, begini ini. Jihad itu menghidupkan, bukan mematikan," ujarnya di Gedung Dakwah PP Muhammadiyah, Jakarta, Jumat (8/6/2018).

Mantan Panglima TNI ini menilai, ada sejumlah kelompok yang salah kaprah dalam memaknai jihad. Mereka, membuat kerusakan hingga menghilangkan nyawa manusia.

"Ada yang menganggap jihad, tapi malah mematikan. Bahkan, mematikan umat Islam sendiri. Lazismu adalah sebuah pelopor jihad itu," jelasnya.

Polisi Partai Hanura ini menambahkan, kegiatan Lazismu sesuai program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. Salah satunya, program bank wakaf mikro (BWM). 

Karenanya, Moeldoko meminta Lazismu tak perlu risaukan masalah anggaran. Sebab, setiap niat baik pasti akan ada jalan keluarnya. 

"Niat baik itu, pasti akan menemukan jalannya. Banyak orang-orang kita yang kaya raya, tapi bingung bagaimana menyalurkan milik mereka. Lazismu hadir untuk memberikan trust itu, karena Lazismu terpercaya untuk mengelola dana mereka dan menyalurkan kepada yang membutuhkan," tuntasnya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya