Puisi Esai Segera Masuk ke Sekolah

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

9 Juni 2018 14:32 WIB
Nasional | Rilis ID
ILUSTRASI. RILIS.ID/Hafidz Faza
Rilis ID
ILUSTRASI. RILIS.ID/Hafidz Faza

“Prinsip-prinsip keilmuan cukup terwakili pada puisi esai. Ada riset di sana. Ada catatan kaki. Aneka kisah sejarah atau pesan sosial mudah dimasukkan baik dalam catatan kaki atau teks puisinya,” katanya. 

Diskusi puisi esai juga diramaikan oleh pembacaan puisi ramadan. 

Di samping membaca puisi karya sendiri dan sastrawan lain, Penyair Pinto Janir dari Sumatra Barat, Isbedy Stiawan dari Lampung dan Fatin Hamama dari Jakarta juga membacakan puisi esai mini milik Denny JA yang ia tulis setiap hari menyambut sahur. 

Puisi esai mini itu mengekspresikan isu sosial dari pesan moral setiap Juz Alquran.

Denny JA, selaku penggagas puisi esai menambahkan, masuknya puisi esai ke sekolah adalah tahapan selanjutnya dari perkembangan puisi esai. 

“Bersama pendidikan agama, puisi esai dapat menyentuh hati dan menyampaikan pesan moral yang universal,” tambahnya. 

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya