Proyek Jalan Gunung Sakti Rp1,7 M Melenceng dari RAB
lampung@rilis.id
Tulangbawang
RILISID, Tulangbawang — Proyek pemeliharaan berkala ruas Jalan Raya Gunung Sakti senilai Rp1,766 miliar dikerjakan tidak sesuai rencana anggaran biaya (RAB). Konsultan proyek, Tri Widodo, mengakui hal itu.
Menurut Tri, jika ketebalan aspal sesuai RAB setinggi 4 cm, hasilnya tidak akan bagus dan malah bergelombang. Penyebabnya, tekstur jalan lama yang tidak rata.
”Sebab itu, ketebalan dibuat sesuai tekstur jalan. Jadi tidak mesti 4 cm. Ada yang kurang dan juga ada yang lebih. Mohon dimaklumi,” paparnya, Kamis (5/11/2020).
Diketahui, pekerjaan ini memiliki nomor kontrak 02/KTR/LINK.085.11.K/RJ-TB k.15/V.03/Lk/2020. Proyek berlokasi di Kelurahan Menggala Selatan Kecamatan Menggala, Tulangbawang.
Salah seorang warga yang rumahnya tepat di depan jalan menjelaskan, dirinya merasa kecewa dengan pekerjaan jalan yang menurutnya kurang berkualitas.
Aspal yang digunakan misalnya, terlihat kurang menyatu dengan batu dan mudah terserak. Dia karenanya berharap dinas terkait benar-benar mengawasi proyek ini.
"Sebab saya khawatir cepat rusak sehingga mengganggu kami yang melintasi jalan ini. Termasuk pengguna jalan lainnya akan merasa tidak nyaman," ungkap laki-laki yang minta identitasnya dirahasiakan ini. (*)
Laporan: Albari
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
