Pemerintah dan Keluarga Korban Peristiwa Talangsari Sepakati Lima Komitmen Ini
Nurman Agung
Lampung Timur
RILISID, Lampung Timur — Pemerintah menandatangani lima komitmen untuk pemulihan korban peristiwa Talangsari dalam Forum Dialog Penanganan Peristiwa Talangsari di Dusun Subingputra III, Desa Rajabasa Lama, Kecamatan Labuhanratu, Lampung Timur (Lamtim), Rabu (16/12/2020).
Kelima komitmen tersebut diteken oleh Tim Terpadu Kemenkopolhukam, Pemprov Lampung, dan Pemkab Lamtim dengan Paguyuban Keluarga Korban Talangsari.
Ketua Tim Terpadu Penanganan Dugaan Pelanggaran HAM Yang Berat Kemenkopolhukam Mualimin Abdi mengatakan kesepakatan lima komitmen pemerintah menjadi momentum sejarah.
"Kalau kita mengingat-ingat masa lalu, tetapi tidak ada ikhtiar, yang ada kita hanya membaca di media dan terus diperbincangkan. Semoga ikhtiar pemerintah ini bisa terjalin," katanya.
Jika masih ada kekurangan, pihaknya akan terus membantu. Namun, ia berharap hal ini menjadi momentum yang bisa dipelihara dan menjadi awal yang baik.
"Kita menatap ke depan karena ini peristiwa. Mudah-mudahan dengan niat ketulusan ini, insyaallah, kami datang dengan uluran tangan dan keikhlasan. Semoga ini menjadi hal yang baru," lanjut Mualimin.
Dia berpesan kepada gubernur hingga bupati dan forkopimda serta unsur pemerintah agar terus berkoordinasi terhadap apa yang menjadi kewajiban pemerintah kepada para korban.
"Semoga apa yang dilakukan oleh tim ini menjadi kebaikan dan keberkahan, semoga anak cucu dan keluarga menjadi baik tanpa mengigat masa lalu, karena kalau mengingat masa lalu akan membuat sakit hati," ucapnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Koordinator Hukum dan HAM Kemenkopolhukam Sugeng Purnomo mengatakan semua langkah yang dilakukan pemerintah menjadi contoh dan model persoalan-persoalan di tempat lain.
"Kami semua sudah melalukan ikhtiar melakukan persoalan masa lalu, tentu ini tidak bisa dilupakan tapi bisa menata di masa depan," ujarnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
