Pembantaian di Luar Rumput Hijau Bagian 3

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

25 September 2018 15:10 WIB
Nasional | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman.
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman.

RILISID, Jakarta — Di balik sebuah takdir. Persija Jakarta kalah 2-3 dari Persib Bandung. Pada 23 September kemarin. Seorang pemuda, Haringga Sirla, berusia 23 tahun tewas. Terbunuh. Dikeroyok suppoter tim lawan.

Polisi telah menangkap 10 orang yang diduga terlibat kasus penganiayaan Haringga. Delapan di antaranya ditetapkan sebagai tersangka. Para supporter bringas ini berurusan dengan hukum.

Adalah Budiman (41), Joko Susilo (31), Goni Abdulrahman (20), Cepy Gunawan (20), Aditya Anggara (19), Dadang Supriatna (19). Dan, dua orang masih di bawah umur. SMR (17), DFA (16).

Polrestabes Bandung yang dipimpin Kasat Reskrim, AKBP M Yoris Maulana, memaparkan sejumlah barang bukti. Balok kayu berlumuran darah kering. Begitu pun sepatu-sepatu mereka. Viking.

Yoris bilang, semua bermula ketika ada sweeping dari Bobotoh. Didapati lah Haringga. Warga ber-KTP DKI Jakarta. Tudingan Jakmania disematkan. Massa supporter beratribut biru ini mengejarnya.

"Ia (Haringga) sempat berlindung di gerobak bakso, tapi tetap tak berhasil selamat," kata Yoris seperti dilansir Kumparan.com saat gelar perkara di Polrestabes Bandung.

Kalau kata Ketua Viking Bekasi-Bandung, Andre Jati Pratama, semua gara-gara kartu tanda anggota (KTA) Jakmania Haringga. Ia mengaku sebagai saksi mata kejadian.

"Pertama foto-foto, terus kelihatan punya KTA. Saya baru keluar stadion waktu itu," kata dia seperti dilansir Suara.com.

Kesimpulannya karena gagal menyusup. Menurut Andre, tak semua jadi kesalahan para Bobotoh. Dianggap resiko menonton pertandingan di kandang lawan. Kalau enggak bonyok, ya mati. Fanatisme.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya