Pembantaian di Luar Rumput Hijau Bagian 2
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Semua berawal sweeping dari para supporter tim Persib Bandung. Begitu kalau kata pihak kepolisian. Namun, ada juga yang bilang ini karena Haringga Sirla (23) berswafoto di luar stadion.
Pas lagi foto-foto itu, kartu tanda anggota (KTA) Jakmania milik Haringga ketahuan. Ia lalu dikejar-kejar oleh kelompok Viking. Mereka berteriak "The Jak" ke arah pemuda itu.
Ia kedapatan sebagai "penyusup". Supporter tim Persija Jakarta yang datang ke kandang lawan. Nasib sial sayangnya ada pada pemuda asal Cengkareng Jakarta ini. Ia bantai membabi buta. Terbunuh.
Tapi, apakah pantas diperlakukan begitu? Tidak. Menjadi hak setiap orang menonton pertandingan klub sepak bola favoritnya. Pun bagi Haringga. Seorang fans fanatik. Benar-benar siap mati.
Begitu kata pengakuan Hilmi (20). Seorang teman Haringa yang juga diajak menonton pertandingan Persjia vs Persib di GLBA Bandung pada 23 September kemarin. Hilmi menolak ajakan tersebut.
"Cemen ah," kata Hilmi menirukan kata Haringga kepada dirinya seperti dilansir Tribunnews.com.
Temannya ini memang ada rasa khawatir. Haringga juga sempat diminta tak datang ke Bandung. Karena, sudah ada imbauan dari Jakmania untuk tidak hadir menonton ke sana.
"Jangan biarkan Macan berjuang sendirian." Begitu lah postingan Haringga yang terakhir sebelum berangkat ke Bandung dengan kereta. Ia sampaikan itu di instastory akun @khepen162.
Penulusuran rilis.id, pemuda ini memang fans fanatik Persija Jakarta. Postingan di instagramnya selalu soal pertandingan klub Macan Kemayoran. Di manapun, ia paksakan diri menonton.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
