Pembangunan Tiga Sarana Wisata Lambar Habiskan Rp1,4 M

Ari Gunawan

Ari Gunawan

Lampung Barat

19 Februari 2020 12:01 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Kasi Pengembangan Objek Wisata Disporapar Lambar, Sahri S, di ruang kerjanya, Selasa (18/2/2020). Foto: Rilislampung.id/ Ari Gunawan
Rilis ID
Kasi Pengembangan Objek Wisata Disporapar Lambar, Sahri S, di ruang kerjanya, Selasa (18/2/2020). Foto: Rilislampung.id/ Ari Gunawan

RILISID, Lampung Barat — Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Lampung Barat (Disporapar Lambar) punya hajat besar. Apa?

Tahun ini juga, mereka akan membangun sarana wisata. Bukan cuma satu, tapi tiga sekaligus.

Masing-masing adalah pembangunan musala di Kecamatan Suoh; melengkapi sarana di destinasi wisata air terjun Segening di Pekon Turgak; dan Kebun Raya Liwa (KRL).

Kepala Seksi Pengembangan Objek Wisata Disporapar Lambar, Sahri S, menerangkan pembuatan musala menelan dana Rp46 juta.

Lalu, pembangunan gapura dan plang penunjuk arah air terjun diperkirakan memakan duit Rp46 juta.

Terakhir, adalah membangun menara pandang, tiga unit kios cendera mata, plaza kuliner, dan jalan di KRL. Proyek ini dialokasikan Rp1,1 miliar lebih.

”Dana untuk tiga proyek ini keseluruhan Rp1,4 miliar lebih dari Dana Alokasi Khusus (DAK) penugasan pariwisata,” papar Sahri, Selasa (18/2/2020).

Hingga kini, menurut dia, proses pembangunan masih dalam tahap perencanaan model dan volume oleh konsultan.

Sementara, untuk proses administrasi dilakukan pada Maret sampai Juni 2020. Kemudian pembangunan fisik dimulai Juni.

"Insyaallah tahun ini pembangunan sarana destinasi wisata itu rampung sehingga akan dapat menambah kenyamanan wisatawan saat berkunjung," pungkasnya. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya