Pelaku Bom Pasuruan Miliki Wajah Lonjong dan Hidung Mancung

Default Avatar

Anonymous

Surabaya

6 Juli 2018 10:25 WIB
Daerah | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILISID, Surabaya — Polda Jawa Timur menyatakan, ciri-ciri terduga pemilik bom yang meledak di sebuah rumah kontrakan di Pasuruan, provinsi itu yaitu berperawakan sedang, wajah terlalu lonjong.

"Terduga juga memiliki hidung mancung dan rambut agak pendek," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, di Surabaya, Jumat (6/7/2018).

Selain itu, terduga pemilik bom menggunakan tas ransel dan sepeda motor bebek Astrea. Juga memakai kaos dan ada celana cingkrang.

Polda Jatim, kata Frans, juga masih melakukan pengejaran terhadap terduga pemilik bahan peledak yang diduga bom ini.

"Kami harapkan masyarakat kalaupun dalam pengejaran terjadi yang namanya hal-hal kurang berhasil kami harapkan informasi dari masyarakat. Jika melihat orang yang terluka di bagian tertentu yang diakibatkan serpihan itu kami mohon informasi," ujar Barung.

Ia melanjutkan, gerak-gerik terduga pemilik bahan bom itu sudah dicurigai warga sekitar sejak awal dia mengontrak rumah milik Saprani di Jalan Pepaya RT 01, RW 01, Desa Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Dari temuan yang ada, terduga pemilik bom yang kabur tersebut memiliki tiga identitas dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Informasi dari Kapolres (Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono) memang seperti itu. Ada tiga KTP milik terduga yang ditemukan," ucapnya.

Dari informasi yang dihimpun, tiga KTP milik terduga itu antara lain bernama Ahmad Muslim dengan alamat Desa Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Pada KTP kedua tertera nama Abdullah dengan alamat Desa Dayah Lampoh Awe, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya