Pasien Positif Corona di Pringsewu Dikabarkan Meninggal Hoaks
Yuda Haryono
Pringsewu
RILISID, Pringsewu — Kabar bohong alias hoaks terkait meninggalnya pasien positif corona di Pringsewu kembali beredar di media sosial, Kamis (16/4/2020) malam.
Hal ini dibantah Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pringsewu, Nofli Yurni.
Menurutnya, pasien perempuan asal Kecamatan Pagelaran Utara, yang terkonfirmasi Covid-19 pada Kamis (16/4/2020), masih dalam perawatan di RSUD Abdul Moeloek, Bandarlampung.
“Untuk sementara keadaan dalam kondisi baik, masih dalam perawatan dan akan kita tracing (melacak)," kata Nofli ketika dikonfirmasi, Kamis malam.
Ia menegaskan kabar pasien meninggal adalah tidak benar alias hoaks.
“Mohon doa semoga pasien panjang umur, dan bisa berkumpul kembali dengan keluarganya," ucapnya.
Diketahui, pasien berusia 24 tahun itu adalah kasus pertama Covid-19 di Pringsewu. Sementara pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah lima orang. Tiga sudah sembuh dan dua lainnya masih dalam perawatan.
Orang Dalam Pemantauan atau ODP di Pringsewu sebanyak 82 orang. Dari total tersebut, 44 telah selesai dipantau selama 14 hari. Sedangkan 38 orang lainnya masih dalam proses pemantauan. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
