Obor Asian Games Menuju Gunung Bromo
Anonymous
Malang
RILISID, Malang — Setelah diinapkan semalam di Balai Kota Malang, obor api Asian Games 2018 akhirnya dilepas menuju kawasan Gunung Bromo dari balai kota setempat, Sabtu (21/7/2018) dini hari tadi.
Obor api Asian Games 2018 yang merupakan perpaduan api yang diambil dari api abadi di India dan "dikawinkan" dengan api abadi Mrapen itu, tiba di Balai Kota Malang terlambat beberapa jam karena kedatangannya di Makam Prisiden RI pertama di Blitar juga terlambat.
Sebelum tiba di Balai Kota Malang, obor Asian Games 2018 terlebih dahulu singgah di Kepanjen, Kabupaten Malang dan disambut Forkopimda Kota Malang dan warga Kota Malang di perbatasan Kabupaten-Kota Malang, tepatnya di antara Kebonagung (Kabupaten Malang) dan Kacuk (Kota Malang).
Dari rute Kacuk hingga Balai Kota Malang, pembawa obor Asian Games melewati 20 check point dan di setiap check point ada pergantian pelari pembawa obor Asian Games.
Obor dibawa oleh pelari dengan diiringi warga dari berbagai komunitas, termasuk dari TNI.
Pelari diestimasikan menempuh jarak antar-check point sekitar 7 menit. Antar-check point berjarak antara 400 hingga 500 meter.
Obor Asian Games yang tiba di Kota Malang dan disambut berbagai acara di panggung hiburan itu juga disambut sendra tari di sepanjang Jalan Tugu (depan Balai Kota Malang).
Tiba di balai kota, KSAL, Laksamana TNI Siswi Sukma Adji menyerahkan obor ke pelaksana tugas Wali Kota Malang, Sutiaji yang sudah bersiap di panggung utama.
Adapun rute yang dilewati obor Asian Games adalah Kacuk-Jalan S Supriyadi-Jalan Wahid Hasyim-Jalan Kawi-Jalan Ijen-Jalan Semeru-Jalan Kahuripan-Balai Kota Malang di Jalan Tugu.
Plt Wali Kota Malang, Sutiaji mengaku bangga Kota Malang bisa disinggahi obor Asian Games.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
