Mensos Akui Adanya Pertemuan Dirinya dengan Dirut PLN

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

16 Agustus 2018 09:30 WIB
Nasional | Rilis ID
Mensos Idrus Marham di KPK. FOTO: RILIS.ID
Rilis ID
Mensos Idrus Marham di KPK. FOTO: RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham tak membantah bahwa dirinya pernah bertemu dengan Dirut PLN Sofyan Basir. Bahkan, pernah juga dengan Eni Maulani dan Johannes Budisutrisno Kotjo yang kini menjadi tersangka.

"Pokoknya saya katakan semua (pertemuan) yang terkait yang saya ketahui sudah saya jelaskan semuanya," kata Idrus usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Rabu malam (15/8/2018).

Ini ihwal adanya dugaan KPK bahwa Idrus ikut andil dalam pemulusan Blackgold Natural Resources Limited sebagai konsorsium penggarap proyek perusahaan bernilai US$ 900 juta tersebut.

Namun saat ditanya lebih jauh apa yang dibahas dalam pertemuan mereka, Idrus menolak menjelaskannya pada media.

"Saya katakan semua yang terkait dan sudah saya jelaskan semua jadi rinciannya ya tidak etis kalo saya jelaskan semua nanti dianggap malah enggak bagus," ucapnya.

Idrus yang kala itu berposisi sebagai Sekjen partai Golkar itu pun tak membantah jika dirinya memang beberapa kali melakukan pertemuan dengan pihak-pihak tersebut. 

"Sudah lah saya katakan tadi saya sudah jelasin ya," katanya.

Diketahui, Eni Maulani Saragih diduga menerima suap Rp 4,8 miliar dari pengusaha Johannes B Kotjo untuk mengatur Blackgold Natural Resources Limited masuk dalam konsorsium yang mengerjakan proyek PLTU Riau 1.

Pasalnya, PT. PLN telah menunjuk anak usahanya yakni PT PJB untuk mengerjakan proyek PLTU Riau 1.  

‎KPK mencium ‎ada peran Eni Saragih dan Idrus Marham, serta Dirut PT PLN Sofyan Basir, sampai akhirnya Blackgold masuk konsorsium proyek ini.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya