Meleset dari Jadwal, Bantuan Covid-19 Metro Belum Disalurkan
Anonymous
Metro
RILISID, Metro — Pemkot Metro belum juga menyalurkan bantuan sembako dari APBD Kota Metro untuk warga terdampak Covid-19, Kamis (14/5/2020).
Lurah Metro Pusat Ismadi menjelaskan data warga miskin yang diminta oleh RT dan RW sekitar 315 orang.
"Warga kita 17 ribu orang. Nantinya yang belum dapat Bantuan Sosial Tunai, bantuan pangan, dan sembako dari APBD Metro masuk ke Dinsos," jelasnya.
Lurah Tejoagung Supriyono mengatakan untuk bantuan dari Dinsos Metro belum ada kejelasan kapan disalurkan.
"Bila sudah ada penyaluran pastinya kelurahan mendapatkan info. Sementara untuk data warga di Kelurahan Tejoagung ada sekitar 6000 orang," jelasnya.
"Untuk bantuan pangan non tunai (BPNT) dan juga program keluarga harapan (PKH) sudah disalurkan ke masyarakat, untuk bantuan sosial tunai sementara ini sedang berlangsung masih dalam tahap pencairan di kantor pos se-kota Metro," kata dia.
Pemkot Metro sebelumnya menyatakan akan menyalurkan sembako dan bahan pangan kepada masyarakat terdampak Covid-19, Kamis (14/5/2020).
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Metro, Nasir AT, mengatakan, ada beberapa hal yang harus dianggarkan dalam masa pandemi ini.
Salah satunya adalah jaring pengamanan dan dampak sosial-ekonomi. Rujukannya adalah Instruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Nomor 1 tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penanganan Covid-19.
"Sudah kita anggarkan sekitar Rp4,4 miliar untuk 3.094 warga terdampak Covid-19. Dialokasikan selama tiga bulan. Masing-masing mendapat sembako dan bahan pangan senilai Rp474 ribu per kepala keluarga (KK)," ujarnya, Rabu (13/5/2020).
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
