Media Sosial Diharapkan Jadi Pemersatu Bangsa di Era Digital

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

18 Agustus 2018 16:50 WIB
Nasional | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza.
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza.

RILISID, Jakarta — Aktivis media sosial, sekaligus seorang blogger, Enda Nasution, berharap media sosial bisa menjadi alat pemersatu di era digital ini. Bukan sebaliknya, malah memecah belah.

Kemajuan teknologi digital, menurut Enda, memberi kemudahan bagi warga bangsa untuk berkomunikasi satu sama lain menciptakan visi bersama tentang Indonesia ke depan.

"Dengan menggunakan media sosial, kita bisa berkomunikasi dengan siapapun, dari 16.000 pulau dan 300 suku bangsa di Indonesia dengan cepat dan murah," kata Enda di Jakarta, Sabtu (18/8/2018).

Menurut dia, perayaan Hari Kemerdekaan hendaknya menjadi momentum untuk memperkukuh persatuan sekaligus menengok sejarah perjalanan bangsa.

"Ini karena dalam beberapa tahun ini banyak pihak yang berkonflik sesama kita sendiri, padahal dari pertama kali kita mendirikan negara ini pesan-pesan persatuan itu yang menjadi sangat penting," katanya.

Harus diakui, kata Enda, ada pihak-pihak yang justru memanfaatkan media sosial untuk memecah belah dengan memeruncing perbedaan untuk menyebarkan ideologi yang membahayakan persatuan.

"Saya selalu percaya dengan adanya dunia digital. Perbedaan itu menjadi berkah untuk dapat mempersatukan kita," ujarnya.

Ia pun mengajak aktivis media sosial dan dunia maya untuk lebih mengedepankan konten yang mengampanyekan perdamaian dan mengukuhkan persatuan.

"Secara geografis kita sudah dipisah-pisah oleh pulau. Kalau kita sendiri tidak mau bersatu, ini akan berbahaya bagi kelangsungan hidup bangsa ini," kata Enda.

Pria yang juga Koordinator Gerakan #BijakBersosmed ini mengajak semua pihak memanfaatkan momentum HUT RI untuk mengampanyekan persatuan yang damai melalui media sosial.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya