Lamsel Masih Zona Orange, KBM Tatap Muka Belum Dianjurkan
Agus Pamintaher
LAMPUNG SELATAN
RILISID, LAMPUNG SELATAN — Rencana kegiatan belajar mengajar (KBM) melalui tatap muka yang rencananya dimulai Januari 202 belum dianjurkan Pemkab Lampung Selatan (Lamsel).
Penyebabnya, angka coronavirus desease 2019 (Covid-19) di kabupaten ini masih tinggi dan masuk zona orange.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Lamsel Thomas Amirico membenarkan hal tersebut.
”Angka covid -19 masih cukup tinggi. Maka, kita tidak mengajurkan sekolah-sekolah melaksanakan KBM seara tata muka,” ujarnya, Kamis (3/12/2020).
Thomas yang juga menjabat Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Lamsel menambahkan, penerapan KBM tatap muka hendaknya disiapkan pihak sekolah terkait fasilitas penunjang protokol kesehatan.
”Kalau jadi pakai tatap muka, untuk pencegahan penyebaran Covid-19, siswa dan dewan guru wajib memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak,” imbuhnya.
Sementara, Pejabat sementara (Pjs) Bupati Lamsel Sulpakar dalam rapat koordinasi dengan pejabat se-Lamsel meminta Dinas Pendidikan jangan serta merta mengikuti surat edaran dari pemprov maupun pusat.
”Kita lihat dulu perkembangan Covid-19 di Kecamatan yang ada di Lamsel ini. Jangan kita langsung terapkan KBM tatap muka,” pesannya.(*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
