Komisi V: Anggaran Basarnas Dipotong 50 Persen untuk Bagi-bagi Sembako di Kemensos

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

4 Juli 2018 13:38 WIB
Nasional | Rilis ID
Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma
Rilis ID
Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILISID, Jakarta — Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis menyayangkan dipotongnya anggaran Badan SAR Nasional (Basarnas) hingga 50 persen oleh pemerintah.

Fary menyebutkan, Komisi V DPR RI telah berupaya keras memberikan dana besar kepada Basarnas. Ia menyebutkan, sebelumnya Basarnas memiliki dana Rp4,2 triliun

“Anggaran itu dipotong Kemenkeu. Komisi V terima bahwa Basarnas anggarannya segitu. Tapi kalau masalah kemanusiaan, ya jangan dipotong. Sementara anggaran di Basarnas dipotong dari Rp4,2 triliun dipotong setengahnya untuk 2019. Gimana melakukan upaya penyelamatan sementara dituntut upaya penyelamatan selama 7 hari, apalagi di Danau Toba kemarin,” sesal Fary di Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (4/7/2018).

Dengan pemotongan anggaran, Basarnas tidak bisa berbuat apa-apa, termasuk soal pengadaan peralatan untuk melakukan tugas-tugasnya dalam rangka penyelamatan.

“Peralatan atau instrumennya tidak memadai karena anggarannya dipotong, dipakai untuk bagi-bagi sembako di Kemensos,” kata dia. 

Ia menyebutkan, anggaran Kementerian Sosial dinaikkan 100 persen untuk bagi-bagi sembako.

“Coba cek di Kemensos, peningkatan anggarannya meningkat 100 persen,” kata politisi Partai Gerindra itu.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Elvi R
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya