Kepala UKPBJ Mesuji Tegaskan Proyek Bersih KKN

Juan Situmeang

Juan Situmeang

Mesuji

9 Juli 2020 13:18 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Ilustrasi: Rilis Lampung/Kalbi Ricardo
Rilis ID
Ilustrasi: Rilis Lampung/Kalbi Ricardo

RILISID, Mesuji — Sempat tertunda oleh pandemi Covid-19, Tahap lelang pekerjaan proyek di Kabupaten Mesuji mulai berjalan.

Itu dengan ditayangkannya tahapan kegiatan pekerjaan yang akan dilaksanakan di Mesuji pada website LPSE (layanan pengadaan secara elektronik) Kabupaten Mesuji.

Menurut Kepala Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Kabupaten Mesuji, Iwan Julisman,  Rabu (8/7/2020, terhambatnya proses lelang karena Pademic Covid 19.

“Dan instruksi dari pusat memang disuruh berhenti semua waktu Covid-19 diawal-awal kemarin. Sampai sekarang dampaknya ya agak sepi (terkait peserta lelang),” ujarnya.

Dari lebih dari 16 paket lelang yang sudah ditayangkan saat ini, kata Iwan JUlisman, sudah ada yang selesai dan muncul pemenang. Namun ada yang masih tahap sanggahan, dan ada yang masih masa penawaran.

Dalam kesempatan itu, Iwan memastikan bahwa proses lelang sesuai dengan prosedur. Bahkan ia memastikan tidak ada intervensi dari piha manapun untuk memenangkan salah satu rekanan dalam proses lelang tersebut.

Karena kata dia lagi, semua tahapan baik proses hingga muncul pemenang itu melalui system. “Jadi semua itu sudah masuk dalam system. Kami tidak bisa intervensi sedikitpun,” katanya.  Sedangkan mengenai peserta yang menawar terendah dalam lelang bukan berarti otomatis menjadi pemenang tender. Karena banyak aspek yang dinilai. Ada administrasi, kelayakan perusaahan dan lain sebagainya,” jelasnya.

Mengenai kasus-kasus sebelumnya yakni seringnya di hacker system pada LPSE Mesuji hingga menghilangkan semua data mulai dari tahapan penawaran sampai  pemenang lelang, Julisman mengaku khawatir juga.

“Karena memang sering terjadi, dari Tahun 2014-2019 selalu ada yang yang hack system kita. Jebol terus. Ya, saya tidak tahu apa penyebabnya,” ungkapnya.  Dengan kondisi itu, upaya peningkatan pengamanan system jaringan LPSE Mesuji perlu ditingkatkan, Julisman mengatakan upaya tersebut sudah dilakukan. “Tapi ya, kita tahu, penjahat itu selalu selangkah didepan,” katanya.

Namun ia berharap untuk Tahun 2020 ini, tidak ada lagi lelang di “jebol” oleh hacker. Ia juga mengatakan jika dalam tiap penyelenggaraan lelang, pihaknya selalu bekerjasama dengan aparat penegak hokum Mulai dari kepolisian, kejaksaan dan KPK. “Kita memang diawasi terus oleh APH, untuk memastikan penyelenggaran tender lelang bebas  KKN,” tutupnya. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya