Kepala BMKG: Pusat Gempa di Lereng Gunung Rinjani

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

5 Agustus 2018 21:41 WIB
Nasional | Rilis ID
Kerusakan gempa yang terjadi di sekitar pusat perbelanjaan di Mal Bali Galeria. FOTO: Istimewa
Rilis ID
Kerusakan gempa yang terjadi di sekitar pusat perbelanjaan di Mal Bali Galeria. FOTO: Istimewa

RILISID, Jakarta — Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati memastikan episentrum atau pusat gempa terjadi di lereng sebelah utara timur laut Gunung Rinjani, Nusatenggara Barat (NTB). Peringatan gempa sudah dicabut sejak pukul 20.25 WIB.

"Gempa bumi terjadi di lereng sebelah utara timur laut Gunung Rinjani dan episentrum berada di daratan. Ini termasuk gempa dangkal," kata Dwikorita dalam jumpa pers di kantor BMKG, Jakarta, Minggu (5/8/2018) malam.

Menurut Dwikorita, gemba berkekuatan 7.0 SR ini dirasakan di Lombok, Mataram, Bima, Bali juga Situbondo dan Malang. Kekuatan gempa yang merusak bangunan dengan skala 7 MMI terjadi di Lombok dan Mataram. Sementara kerusakan ringan terjadi di Bima, Denpasar dan Karangasem.

Pusat gempa berkedalaman 15 kilometer di daratan ini, kata Dwikorita, sejatinya tidak menyebabkan tsunami. Namun, gempa yang terjadi di NTB itu merupakan pengecualian.

"Episetrum tidak berupa titik tapi berupa bidang patahan yang robekannya memamanjang hingga ke dasar laut sehingga kami tetap memberikan peringatan dini tsunami," ujar Dwikorita.

Level tsunami, menurut Dwikorita hanya waspada atau level paling rendah. Namun, peringatan itu tetap harus diberikan karena topografi pantai berbeda-beda. "Walaupun paling tinggi ketingian tsunami hanya 50 setimeter tetapi bila topografi pantainya rendah maka ketinggian 50 sentimeter bisa terjadi ampliplikasi. Tergatung topografinya," kata Dwikorita.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya