Kenyamanan Terusik, Operator Bus Ogah Terapkan 'e-Ticketing'

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

8 Juni 2018 16:50 WIB
Daerah | Rilis ID
Ilustrasi bus. FOTO: Istimewa
Rilis ID
Ilustrasi bus. FOTO: Istimewa

RILISID, Jakarta — Partisipasi perusahaan otobus (PO) pada sistem tiket elektronik (e-ticketing) di Terminal Pulo Gebang, Jakarta, masih minim. Kurang dari 30 PO yang bersedia menerapkan sistem anyar tersebut.

"Posisi terakhir 28 PO," ujar Kepala Unit Pengelolaan Teknis (UPT) Terminal Terpadu Pulo Gebang, Ismanto di Jakarta, Jumat (8/6/2018). Sebanyak 120 PO beroperasi di Terminal Pulo Gebang.

Minimnya partisipasi, menurutnya, lantaran merasa kenyamanannya terusik. operator bus terbiasa berjualan tiket fisik.

"Kami terus berupaya, antara lain dengan bantuan petugas sosialisasi e-ticketing," jelasnya. Terminal Pulo Gebang memiliki dua mesin penjualan (vending machine) untuk memproses e-ticket.

Kata Ismanto, Terminal Pulo Gebang mendorong penerapan e-ticketing karena memberikan kenyamanan pada calon penumpang. Sebab, terhindar dari calo tiket.

"Ini untuk menekan ketidaknyamanan, seperti banyaknya calo tiket. Calo tidak bisa serta merta dihilangkan, tanpa ada program lain," pungkasnya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya