Kementan Dorong Optimalisasi Pemanfaatan Alsintan
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Kementerian Pertanian (Kementan) RI menggelar rapat koordinasi (rakor) Optimalisasi Pemanfaatan Alsintan (OPSIN) di Kabupaten Lampung Selatan dan Pesawaran di Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Provinsi Lampung, Selasa (3/7/2018).
Rakor yang diikuti 35 peserta dari Kepala Bidang Prasana Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian Provinsi, Brigade Alsintan Provinsi Lampung, Kepala Bidang PSP dan Kepala Bidang Tanaman Pangan dari Kabupaten Lampung Selatan dan Pesawaran, Kepala UPT Kecamatan dari kedua kabupaten tersebut serta Kodim 042 Lampung Selatan dan Koramil dalam lingkup Kodim 042/LS.
Rakor ini merupakan rakor kedua dalam rangka pemanfaatan alat dan mesin pertanian, agar informasi tentang kebijakan pusat dapat diterima oleh daerah. Alsintan yang dimaksudkan meliputi TR2, TR4, Combine Harvester (CH) kecil, CH sedang, CH besar dan pompa air.
“Pada bulan April 2018 sudah dilakukan pengembangan dari pelaksanaannya yaitu dilaksanakan di 32 provinsi dan jenis alsintannya bertambah dengan pompa air," kata Penanggungjawab rakor, Lia Ratna Ernalia.
Disinggung apakah rakor ini untuk menyambut panen atau musim kemarau, Lia membenarkannya.
"Dengan mengetahui kondisi alsintan dilapangan, terutama pompa air dengan percepatan menyiapkan SDM Pertanian dalam mengantisipasi kekurangan air pada saat musim kemarau," terangnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
