Keluhkan Tiket Online, Ratusan Sopir Demo di Tollgate Pelabuhan Bakauheni
Agus Pamintaher
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — Pemberlakuan tiket online bagi kendaraan yang ingin menyeberang di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, membuat macet ratusan kendaraan.
Akibatnya banyak para pengendara kendaraan pribadi, truk maupun bus merasa kesal dan melakukan demo di pintu masuk tempat penjualan tiket (Tollgate) Pelabuhan Bakauheni, Kamis (16/4/2020) sekitar pukul 20.00 WIB.
Rohim (48), salah seorang sopir truk mengaku, sejak diberlakukan tiket online membuat dirinya kebingungan. Karena ia mengaku belum mengetahui cara pembelian tiket tersebut.
"Belum lama, pembelian tiket masuk dari uang tunai ke elektronik dan sekarang berubah ke online. Ini yang membuat antrean panjang saat kami ingin menyeberang, karena tidak semua dari kami tahu cara membelinya," katanya.
Hal senada dikatakan Yusuf (60), sopir fuso yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa.
"Kendaraan yang membawa bahan pertanian terpaksa tiba terlambat di Pelabuhan Merak. Kami bersama ratusan pengemudi kendaraan lain terjebak di loket pembelian tiket untuk masuk ke kapal," ujarnya.
Terpisah, Ketua DPC Federasi Transportasi, Industri Umum dan Angkutan Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FTA-SBSI), Tanggamus Hutabarat, mengaku sistem pembelian tiket online memberatkan pengguna jasa.
"Sistem ini belum bisa diterapkan karena bisa membuat penumpukan kendaraan di Tollgate. Apalagi dari delapan Tollgate, hanya satu yang melayani tiket elektronik," kesalnya.
Melihat kejadian tersebut, Kapolres Lamsel AKBP Edi Purnomo langsung turun ke lokasi untuk meredam situasi. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
