Kasihan, Insentif Guru Honor dan Ketua RT Belum Dibayar

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

1 September 2018 20:29 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID

RILISID, Bandarlampung — Insentif guru honor dan ketua rukun tetangga (RT) di Kota Bandarlampung ternyata belum dibayar sejak Januari 2018.

Salah satu guru honor di SMP Negeri 1 Bandarlampung yang enggan disebut namanya menjelaskan, besarnya insentif Rp200 ribu per bulan.

”Biasanya dicairkan per enam bulan sekali. Tahun ini jatuh di bulan Juni. Tapi meski sekarang sudah masuk September, belum juga ada kejelasan,” ungkapnya kepada rilislampung.id, Sabtu (1/9/2018).

Dia mengaku telah menandatangani surat pertanggungjawaban (SPj.) pencairan dana sejak Lebaran. Tapi belum ada kepastian kapan insentif dibayar. 

"Terakhir cair Desember tahun lalu, saat kami demo ke kantor gubernur. Yang menunggu insentif ini, bukan satu dua guru. Tapi ribuan guru di Bandarlampung," tukasnya.

Terpisah, Ketua RT 14 Jl. Abdul Kadir 1, Rajabasa Nunyai, Kecamatan Rajabasa, Mursit (50), mengungkapkan hal sama.

Menurut dia, pada awal April lalu pihak Pemkot Bandarlampung berjanji segera membayar tunggakan insentif. Namun nyatanya sampai sekarang belum juga terealisasi.

Semasa roda kepemimpinan berada di tangan pelaksana tugas (Plt.) Yusuf Kohar, juga muncul janji sama. Dia berkomitmen membayar tunggakan via transfer ke masing-masing rekening ketua RT. 

Ketua RT 13 Jl Abdul Kadir II, Ainuli (48), membenarkan hal itu.

Per bulan, dia biasanya menerima Rp1 juta, lumayan untuk biaya hidup sehari-hari.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya