Kader Hanura Akui Konflik Internal Jadi Penyebab Pindah Parpol
Nailin In Saroh
Jakarta
RILISID, Jakarta — Sejumlah kader Partai Hanura hengkang dari partai yang diketuai Oesman Sapta Odang. Salah satunya, politisi Hanura Dossy Iskandar yang mengaku keluar lantaran tak tahan dengan konflik internal yang tak kunjung usai.
Seperti diketahui, konflik internal bermula dari pemecatan Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang oleh Musyawrah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang dipimpin oleh kubu Sekretaris Jenderal, Sarifuddin Sudding.
Dossy sendiri dikabarkan pindah haluan ke Partai NasDem. Sementara tercatat 7 kader Hanura lompat ke parpol lain.
"Konflik internal Hanura juga salah satu yang mengakselerasi,” ujar Dossy di Jakarta, Jumat (20/7/2018).
Anggota Komisi III DPR itu nantinya akan kembali mencalonkan diri di Pileg 2019 melalui Partai NasDem. Namun, ia mengaku tak tahu soal politik mahar yang mendalangi fenomena loncat partai ini. Menurutnya, ia mendaftar melalui prosedur penjaringan bacaleg NasDem dengan membawa gagasan.
"Soal uang saya tidak tahu, saya ke NasDem melamar dan mendaftar sebagai caleg dan melampirkan curicullum vitae dan tawaran gagasan memperkuat gerakan perubahan untuk menjadi pertimbangan pimpinan NasDem agar saya diterima,” tukasnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
