KPK Yakin Deputi Penindakan Bertemu TGB Tak Bicara Kasus Newmont

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

20 September 2018 15:59 WIB
Nasional | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo meyakini Deputi Penindakannya, Brigjen Pol Firli tidak ada membicarakan kasus Newmont saat bertemu dengan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Tuan Guru Bajang atau Zainul Majdi. Menurut Agus, Firli tidak dapat diintervensi oleh TGB meskipun kedapatan bermain tenis bersama.

"Saya rasanya melihat Firli sampai hari ini masih lurus tidak terpengaruh. Saya yakin tidak ada kedekatan itu. Kalaupun abis dia dilantik trus pergi ke sana untuk serah terima jabatan pas kemudian Firli main tenis dengan TGB apa itu bicarakan kasus? mestinya kan tidak," kata Agus di gedung KPK, Jakarta, Kamis (20/9/2018).

Agus menjelaskan kepergian Firli ke NTB diketahui oleh pimpinan KPK. Bahkan Firli, kata Agus, telah izin bermain tenis disana. Oleh karenanya ia meyakini Firli masih independen dan tidak ada intervensi.

"Firli justru lapor kepada kami pada waktu, beliau izin ke NTB. Termasuk izin main tenis, kebetulan dateng sama anaknya," tuturnya.

Sementara itu, terkait kasus dugaan korupsi divestasi Newmont Nusa Tenggara yang diduga menyeret TGB, Agus menyampaikan sampai saat ini belum naik ke penyidikan. Namun penyidikan tak tertutup kemungkinan dilakukan KPK mengingat saat ini sudah dalam tahap ekspose perkara.

"Belum naik ke penyidikan, jadi masih diperlukan ekspose sekali lagi," tegasnya.

Sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menelaah foto Deputi Penindakan KPK, Firli dengan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Tuan Guru Bajang atau Zainul Majdi di sebuah lapangan tenis. Juru bicara KPK Febri Diansyah menyampaikan, proses telaah kabar tersebut masih berlangsung di internal KPK.

"Masih proses telaah. Tadi juga saya tanya persis telaah masih berlangsung," kata Febri, Jakarta, Kamis (20/9/2018).

Namun begitu Febri menyebut pihaknya belum sampai ke tahap melakukan klarifikasi kepada Firli. Ia menegaskan saat ini masih menelaah kabar yang beredar apakah pertemuan tersebut memang benar untuk kepentingan perkara penyelidikan kasus korupsi dalam divestasi Newmont Nusa Tenggara yang diduga menyeret TGB.

"proses telaah itu mencermati informasi yang berkembang termasuk salah satunya dari pemberitaan agar bisa diketahui apa yang terjadi dan bagaimana fakta-fakta yang terjadi terkait dengan hal itu. Tentu saja belum ada kesimpulan dari proses itu," tegasnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sukma Alam
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya