KPK Belum Putuskan Periksa Megawati di Skandal BLBI
Anonymous
Jakarta
Menurutnya, di rapat ketiga dihadiri oleh Menteri Perekonomian Dorojatun Kuncorojakti, Menteri Keuangan Boediono, Menteri BUMN Laksmana Sukardi, Menteri Kehakiman Yusril Ihza Mahendra dan Jaksa Agung Rahman.
Lalu kemudian oleh Jaksa KPK I Wayan Riana, Kwik Kian Gie ditanya terkait peran Presiden RI yang kala itu dijabat oleh Megawati Soekarnoputri, dalam rapat terbatas itu.
"Pendapat saya atas keputusan rapat tersebut adalah tetap tidak setuju dengan penerbitan SKL. Rapat tersebut akhirnya bu Megawati selaku Presiden RI memutuskan untuk tetap menerbitkan SKL kepada para obligor yang kooperatif. Apakah berita acara pemeriksaan ini benar?," tanya Wayan.
Gie kemudian menjawab bahwa apa yang disampaikannya benar adanya. Untuk itu ia mengaku menjadi satu-satunya orang yang tidak setuju dalam penerbitan SKL tersebut.
"Memang seperti itu. Bisa saya gambarkan di dalam rapat sidang kabinet yang terakhir di sidang kabinet terbatas saya tidak banyak protes, tidak banyak mengemukakan pendapat oleh karena saya tidak berdaya. Memang pembicaraan dari para menteri yang langsung saja mengambil inisiatif untuk berbicara bertubi-tubi akhirnya secara senda gurau saya katakan bahwa saya dihadapkan kepada total football langsung dihantam semua Menteri sehingga saya tidak berdaya untuk bicara apa saja dan akhirnya presiden Megawati menutup rapat dengan mengatakan ya. Lalu seingat saya menugaskan pak Yusril sebagai menteri kehakiman untuk menyusunnya," jawabnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
