Jokowi Minta Tak Takut bila Diajak Berkelahi, Relawan: Konteksnya Bukan Fisik
Sukma Alam
Jakarta
RILISID, Jakarta — Presiden RI Joko Widodi (Jokowi) meminta relawannya tidak takut apabila mendapat serangan dari lawan politik. Bahkan mantan Gubernur DKi Jakarta itu menginstruksikan relawannya bila diajak berkelahi untuk siap menghadapi.
Menanggapi hal itu, Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi menyebutkan, yang disampaikan Jokowi kepada relawan untuk berani "berantem" itu hanyalah merupakan kiasan.
"Pernyataan Jokowi tersebut disalahgunakan orang tertentu dan dipelintir seolah-olah Jokowi benar-benar mengajak berantem padahal itu hanya kata kiasan," ujar Ketua Umum Seknas Jokowi Muhammad Yamin, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (5/7/2018).
Yamin pun meminta semua lawan politik Jokowi agar jangan menggunakan cara-cara memutarbalikkan atau memelintir kalimat untuk menyerang Jokowi.
"Apalagi dilakukan oleh orang-orang yang tidak menggunakan akal sehat," katanya.
Yamin juga mempertanyakan ada apa di balik semakin masif upaya menyerang Jokowi dengan cara-cara tidak beretika.
"Kami selama ini kan diam bukan berarti tidak siap melawan. Kalau terus menerus diserang dengan cara-cara tidak sehat kami siap melawan. Tapi kan konteksnya bukan fisik," ujar alumni UII Yogyakarta itu pula.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
