Jokowi Ingatkan Sejumlah Hal Ini ke Bupati di Istana Bogor
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Presiden Joko Widodo mengingatkan para kepala daerah termasuk bupati agar hati-hati terkait kasus korupsi yang saat ini menjerat sejumlah kepala daerah.
"Pak Presiden menyampaikan hati-hati terutama soal dana, soal anggaran, gratifikasi," kata Bupati Serang, Hj Ratu Tatu Chasanah usai pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (5/7/2018).
Ratu Tatu menyebutkan yang paling riskan terkait kasus korupsi di daerah adalah perizinan dan gratifikasi.
"Mestinya semua harus dikelola dengan transparan, dan yang paling riskan dari perizinan, gratifikasi. Presiden menyampaikan para bupati agar hati-hati, jaga diri, itu semua harus dilakukan," katanya.
Presiden Jokowi yang didampingi Mensesneg Pratikno pada Kamis (5/7/2018) melakukan pertemuan dengan sekitar 30 bupati dari berbagai daerah di Indonesia.
Ratu Tatu juga menyampaikan bahwa wilayah kabupaten umumnya merupakan daerah pedesaan yang masyarakatnya banyak yang tidak mampu.
"Apapun persoalannya, mereka datang ke bupati. Misalnya mau sekolah tak punya uang, mereka datang ke kita, nah dengan kondisi anggaran kita yang terbatas kan tidak semua bisa diback up dengan APBD padahal kita harus memberi bantuan kepada mereka," katanya.
Ketika ditanya apakah Presiden Jokowi memberikan solusi atas persoalan yang disampaikan para bupati, Ratu mengatakan Presiden belum memberikan solusi tapi presiden menampung semua masukan dari para bupati.
Sementara itu terkait pertumbuhan ekonomi, Ratu Tatu mengatakan di Kabupaten Serang ada industri yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah itu.
"Hanya memang persoalan pengangguran yang menjadi persoalan Kabupaten Serang, sebagai daerah industri tetapi pengangguran tinggi," katanya.
Menurut dia, ketika dibedah lagi persoalan itu ternyata ada masalah penyiapan SDM.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
