Jemaah Haji Diminta Doakan Korban Gempa Lombok-Bali
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Jemaah calon haji asal Indonesia yang saat ini sedang menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci diminta untuk turut mendoakan mendoakan korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat.
"Saya mengajak jemaah haji Indonesia yang kini berada di Tanah Suci untuk ikut mendoakan keselamatan bangsa, khususnya masyarakat NTB dan Bali yang tengah ditimpa musibah akibat gempa," kata Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin di Jakarta, Senin (6/8/2018).
Lukman juga turut menyampaikan duka cita mendalam atas bencana tersebut.
Ia berharap, masyarakat NTB dan Bali yang terdampak supaya diberi kekuatan dan ketabahan.
Kementerian Agama, kata dia, menggerakkan jajaran Kemenag provinsi hingga kabupaten/kota untuk ikut aktif dalam membantu penanganan korban gempa.
Bagi jemaah calon haji dari NTB yang belum berangkat ke Tanah Suci, lanjut dia, agar dapat menuju Arab Saudi sesuai jadwal dan tidak ada kendala seiring bencana tersebut.
"Saya harap semua bisa diterbangkan sesuai jadwal dan tidak terkendala oleh peristiwa gempa. Kepada umat Islam Indonesia, mari kita lakukan salat ghaib untuk para korban wafat," kata dia.
Ada 10 kelompok terbang jemaah calon haji dari NTB telah tiba di Tanah Suci dalam kurun 17 Juli hingga 1 Agustus.
Masih terdapat sebelas calhaj dari daerah itu yang akan diberangkatkan dalam JCH gabungan pada pertengahan Agustus.
Secara keseluruhan, sudah ada 300 kelompok terbang JCH Indonesia tiba di Saudi dan akan terus diberangkatkan hingga 508 kloter sampai pemberangkatan terakhir pada 15 Agustus.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
