Jelang Asian Games, Ini Pesan BNNP DKI Jakarta

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

14 Agustus 2018 14:15 WIB
Daerah | Rilis ID
Billboard yang dipasang BNNP DKI Jakarta jelang Asian Games. FOTO: Istimewa
Rilis ID
Billboard yang dipasang BNNP DKI Jakarta jelang Asian Games. FOTO: Istimewa

RILISID, Jakarta — Indonesia akan menjadi tuan rumah pesta olahraga terbesar di Benua Asia yang digelar di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus hingga 2 September 2018. 

Semarak persiapan menyambut Asian Games telah hampir rampung, mulai dari pembangunan infrastruktur, konsep penyelenggaran dan melatih para atlet yang akan bertanding. 

Dukungan terhadap kesuksesan prestasi atlet dalam ajang bergengsi ini juga diserukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DKI Jakarta dengan motto 'Jadilah Juara Tanpa Narkoba'.

“Sebagai tuan rumah perhelatan Asian Games 2018, pemerintah tidak hanya sepakat mencanangkan kesuksesan penyelenggaraan, tetapi juga concern terhadap ukiran prestasi olahraga para atlet yang akan bertanding. Kami sangat mengapresiasi dan mendukung semangat bagi para atlet. Kami berharap mereka menjadi sosok inspirasi bagi Generasi Muda di Indonesia, untuk mengembangkan diri, mengukir prestasi dan tentunya melatih ketahanan fisik tanpa Narkoba,” kata Kepala Seksi Pencegahan, BNN Provinsi DKI Jakarta, Sayyid Aranjaya di Jakarta, Selasa (14/8/2018).

Selain untuk meningkatkan prestasi di kalangan remaja, Asian Games merupakan salah satu langkah kegiatan pencegahan untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan Narkoba. 

Di zaman modern ini, generasi muda akan banyak dihadapkan dengan berbagai tantangan dan ancaman, salah satunya Narkoba. 

Jumlah korban penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar dan mahasiswa cukup tinggi. 

Jika dibiarkan terus-menerus, maka masa depan bangsa akan hancur di tangan generasi muda yang terjebak dalam labirin Narkoba.

Hasil survei BNN bersama Puslitkes Universitas Indonesia tahun 2017 menyebutkan, jumlah penyalahgunan narkoba di negara itu sebesar 3,3 juta jiwa. 

Kriteria penyalahgunanya, pekerja sebanyak 59,3 persen, pelajar 23,7 persen dan masyarakat sebesar 17 persen. 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya