Jalan Rusak Puluhan Tahun, Hasil Panen di Candipuro Busuk
Agus Pamintaher
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — Petani dari Desa Bumijaya, Trimomukti dan Rawaselapan Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan (Lamsel) sengsara setiap kali akan mengangkut hasil pertaniannya.
Apalagi saat musim hujan tiba. Banyak hasil panen seperti padi, jagung, dan tanaman hortikultura busuk. Karena, tidak ada alat transportasi yang mampu menembus jalan tersebut.
Kepala Desa Bumijaya, Aris Mustofa, menjelaskan kerusakan jalan yang disebut usaha tani itu terjadi sudah puluhan tahun. Padahal, jalan yang menghubungkan tiga desa itu sangat vital bagi petani.
"Awalnya pernah dibangun jalan hotmix hingga ke Lampung Timur. Tetapi, sampai sekarang dibiarkan begitu saja. Kasihan petani kalau seperti ini terus, bukannya makmur malah rugi," ujar Aris, Kamis (23/1/2020).
Aris mengaku pernah menghadap pejabat di Balai Besar Way Sekampung untuk meminta solusi. Namun mereka hanya berjanji untuk memprogramkan perbaikan jalan di anggaran 2021.
"Tidak ada lagi akses selain jalan itu. Makanya kami berharap bisa diselesaikan secepatnya agar petani dapat mudah mengangkut hasil pertanian," harapnya.
Kepala Dusun IV Desa Bumijaya, Wasimudin, menambahkan banyak petani meninggalkan hasil panen di lahan pertaniannya.
Kalaupun ada yang mau mengangkut, ongkosnya lumayan besar dan hampir imbang dengan nilai yang dibawa.
"Makanya banyak hasil panen yang membusuk di lahan. Yang pasti mereka berharap ada solusi," ujar Wasimudin. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
