JK: Generasi Kerdil Produktivitas Rendah Jadi Harus Dicegah

Sukma Alam

Sukma Alam

Jakarta

3 Juli 2018 14:27 WIB
Nasional | Rilis ID
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK). FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma
Rilis ID
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK). FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILISID, Jakarta — Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengatakan, anak dengan pertumbuhan badannya kerdil atau harus dicegah sejak dini untuk menghindari generasi yang tidak produktif di masa mendatang.

"Kalau anak yang lahir hari ini tidak diberikan asupan gizi yang baik, baik ibu dan anaknya, maka 20 atau 30 tahun yang akan datang generasi kita akan menjadi generasi yang kerdil. Bangsa yang punya generasi kerdil itu pasti produktivitasnya rendah," kata dia, saat membuka Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi (WNPG) XI di Jakarta, Selasa (3/7/2018).

Kondisi tubuh kerdil biasanya disebabkan kekurangan asupan gizi yang diperoleh bayi dalam periode usia 1.000 hari. 
Kurangnya gizi itu bisa bersumber dari asupan ibu, sejak mengandung dan gejalanya bisa terlihat ketika sang anak berusia dua tahun. Indonesia menjadi negara tertinggi ke-empat di dunia dengan anak kerdil, sehingga hal itu menjadi perhatian Pemerintah untuk menggalakkan kampanye pemenuhan gizi ibu hamil dan anak-anak.

"Jadi ini tentu menjadi tanggung jawab bersama, bagaimana perilaku harus kita ubah. Tentu sudah dijelaskan tentang penyebabnya, apa yang harus dilakukan, tentang asupan ASI dan gizi, dan juga layanan kesehatan. Oleh karena itu, kita ingin hidupkan lagi kampanye ini," katanya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya