Isu Gempa Lebih Besar di Lombok, Wisman Pilih Nginap di Bandara
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Wisatawan asing yang masih ada di Lombok, Nusa Tenggara Barat memilih untuk menginap di Bandara Internasional Lombok karena khawatir terhadap isu gempa susulan yang lebih besar akan menguncang pulau tersebut.
"Saat ini beredar isu akan ada lagi gempa susulan yang lebih besar. Karena ketakutan gempa susulan, kami milih nginap di bandara," kata Frans, pria asing asal Australia di Lombok, Selasa (14/8/2018).
Frans saat ini membuka usaha di Gili Trawangan bersama istrinya, warga Lombok asli.
"Alasannya kita nginap di bandara, jika terjadi sesuatu mereka sewaktu-waktu bisa terbang. Kemudian di bandara itu lapangan luas," katanya.
Saat ini kebanyakan wisman tidak berani menginap di hotel, karena takut adanya gempa susulan.
"Karena banyaknya berita hoaks, membuat kami semakin takut," tambah Frans.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mencatat pada 13 Agustus kemarin kembali terjadi gempa dengan kekuatan 4,3 skala richter pada pukul 08:42:23
Pusat gempa berada di laut 19 kilometer barat laut di Lombok Utara dengan kedalaman 12 kilometer.
Gempa juga dirasakan di Mataram, Tanjung dan Lombok Tengah.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
