Ini Strategi Lampung Antisipasi Gelombang Kedua Virus Corona
Segan Simanjuntak
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Sejumlah daerah di Indonesia masuk dalam kategori bahaya gelombang kedua virus corona (Covid-19). Salah satunya adalah Provinsi Lampung.
Baca: 202 Kasus, Angka Kesembuhan Covid-19 di Lampung 78,8 Persen
Berbagai strategi telah disiapkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung untuk mengantisipasi serangan virus corona gelombang kedua.
“Ya mudah-mudahan tidak terjadi di Provinsi Lampung. Namun, kita harus menyiapkan strategi,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung Reihana dalam video conference, Rabu (8/7/2020).
Strategi pertama, lanjut Reihana, adalah peningkatan kapasitas untuk mendeteksi penyebaran Covid-19, yaitu dengan melakukan perluasan kontak dan tracing (penelusuran).
“Kedua, kita harus meningkatkan untuk mencegah dengan memperkuat protokol kesehatan dan melakukan pengawasan ketat di pintu-pintu masuk,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung ini.
Terakhir, meningkatkan kapasitas petugas survelians untuk merespons penyebaran kasus Covid-19.
“Dan meningkatkan kapasitas fasilitas kesehatan kita,” ucap Reihana.
Sejak 14 Mei sampai 8 Juli, mesin polymerase chain reaction (PCR) di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Lampung telah memeriksa 2.773 swab.
Dari total swab yang diperiksa di Labkesda, sebanyak 184 orang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
