Iklan Jokowi Diminta Dicopot, Hanura Tuding Ada yang Takut Kalah

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

13 September 2018 23:00 WIB
Nasional | Rilis ID
Ketua DPP Partai Hanura, Inas Nasrullah Zubir. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma
Rilis ID
Ketua DPP Partai Hanura, Inas Nasrullah Zubir. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILISID, Jakarta — Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir keberatan jika iklan Joko Widodo (Jokowi) di sejumlah bioskop dicopot. Menurutnya, masyarakat perlu tahu kemajuan pembangunan yabg dilakukan pemerintah.

“Kenapa harus dicopot iklan kemajuan pembangunan pemerintah,” ujar Inas di Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Inas menilai, langkah yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) itu sudah tepat sebagai Humas pemerintah. 

“Tugasnya Kominfo salah-satunya menyosialisasikan capaian pembangunan pemerintah kepada masyarakat. Dan hal tersebut tidak melanggar UU apalagi konstitusi,” tegasnya.

Di sisi lain, Inas justru meminta parpol pendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagai rival agar tidak panik menanggapi iklan pemerintah itu.

“Jangan baper deh, atau ada yang takut kalah dalam Pilpres 2019 ya,” sindir Inas.

Diketahui, iklan capaian kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di bioskop sebelum film dimulai menjadi kontroversi. Iklan ini pun menjadi perhatian sejumlah pihak, terutama oposisi yang minta agar iklan tersebut dicopot.

Wakil Ketua DPR Fadli Zon berkomentar di akun Twitter-nya terkait iklan tersebut. Dia meminta agar iklan itu dicopot. Pembahasan iklan itu pun menjadi ramai di Twitter.

"Sebaiknya iklan ini dicopot dari bioskop," kata Fadli Zon, Rabu (12/9).

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Elvi R
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya