Harga Wortel Meroket di Ambon
Anonymous
Ambon
RILISID, Ambon — Harga wortel di pasar tradisional Kota Ambon naik tajam dari Rp30.000 mejadi Rp46.000 per kilogram.
"Kenaikan harga wortel disebabkan pasokan dari Surabaya dan Jakarta kurang lancar sehingga stok di pasaran berkurang," kata Dede Banjar, petugas pemantau dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku, di Pasar Mardika Kota Ambon, Kamis (5/7/2018).
Sementara harga-harga sayuran lain masih relatif normal.
Di Pasar Mardika dan Batu Merah, harga sayur lahan kering pasokan dari Surabaya dan Jakarta masih stabil.
Harga kol tetap Rp15.000 per kilogram, buncis Rp12.000 per kilogram, kentang Rp16.300 per kilogram.
Menurut Dede, Kamis (5/7/2018) tercatat, harga daging ayam kampung yang biasanya Rp75.000 per kilogram turun menjadi Rp72.000 per kilogram, karena kurang laku, sedangkan stok cukup banyak.
Sedangkan harga sayuran lokal hingga kini masih tetap normal dan stok cukup banyak.
Dede mengatakan, harga kacang panjang sebesar Rp5.000 per ikat, bayam Rp6.000 per ikat, kangkung Rp5.000 per ikat, sawi Rp5.000 per ikat, daun melinjo, daun paku, dan daun singkong rata-rata Rp5.000 per ikat.
Ketimun Rp5.000 per empat buah, terong Rp5.000 per lima buah, labu siam Rp4.000 per buah, tomat sayur Rp16.000 per kilogram.
Jubaida, pedagang sayur lokal mengatakan, sekarang ini harga sayur masih normal terutama produksi lokal, sedangkan sayur yang didatangkan dari Pulau Jawa seperti wortel kini bergerak naik cukup tajam hingga mencapai Rp46.600 per kilogram.
"Kalau sayur jenis daun-daun produksi lokal kami tidak bisa menaikkan harga, khawatir tidak laku dan sayur akan membusuk sebab di Ambon dan sekitarnya sekarang ini musim hujan yang berkepanjangan," ujarnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
