Harga Singkong Naik, Truk Fuso Berdatangan, Jalan Dikhawatirkan Rusak
Surmadi
Tulangbawang Barat
RILISID, Tulangbawang Barat — Kenaikan harga singkong di Tulangbawang Barat (Tubaba) dari Rp800 hingga Rp1150 per kilogram (kg) saat ini membawa dampak lain.
Lapak-lapak singkong menggunakan armada pengangkut jenis truk Fuso yang diduga melebihi tonase sehingga dikhawatirkan merusak jalan.
Suandi Ismail, warga Tiyuh Karta, Tulangbawang Udik mengatakan kenaikan harga singkong menyebabkan antusias masyarakat.
Mereka banyak yang memanen singkong sehingga pengusaha yang ingin untung besar mengerahkan truk-truk fuso agar dapat muatan lebih sekali angkut.
Dia karenanya meminta pihak terkait dapat melakuka penertiban agar kendaraan besar ini tidak malah merusakan jalan.
Terpisah, salah seorang pemilik lapak singkong, Wondo, warga Gunungkatun Tanjungan, Tulangbawang Udik, mengaku pernah mendapat teguran dari dinas terkait. Sebab, ia truk fusonya dinilai melebihi tonase.
Sejak saat itu dia berupaya taat aturan. Namun berharap kebijakan ini berlaku menyeluruh untuk semua pengusaha agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial.
”Kalau lapak lain boleh menggunakan truk fuso, saya juga bisa,” tegasnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
