Harga Gabah Turun di Empat Kabupaten, HKTI Sentil Bulog
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Menjelang panen raya padi, harga gabah kering panen dan giling (GKP-GKG) turun di empat kabupaten di Lampung.
Keempat kabupaten tersebut adalah Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Selatan, dan Pringsewu.
Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung, rata-rata harga gabah di petani dan penggilingan turun pada Maret 2021.
Penurunan rata-rata harga kelompok kualitas GKP di tingkat petani sebesar 14,39 persen dari Rp4.576,09 per kilogram (kg) pada Februari 2021 menjadi Rp3.917,57 per kg pada Maret 2021.
Di tingkat penggilingan turun 13,82 persen dari Rp4.672,61 per kg pada Februari 2021 menjadi Rp4.027,03 per kg pada Maret 2021.
Untuk kelompok gabah kualitas GKG di tingkat petani juga turun 6,43 persen dan di tingkat penggilingan melorot sebesar 7,4 persen.
Harga gabah tertinggi di tingkat petani mencapai Rp.4.800 per kg pada gabah kualitas GKP dengan Varietas Ciherang di Kecamatan Ambarawa, Pringsewu.
Sedangkan harga gabah terendah Rp3.700 per kg pada gabah kualitas GKP dengan Varietas Ciherang dan Inpari32 di Kecamatan Purbolinggo, Lampung Timur dan Seputihraman, Lampung Tengah. Harga tersebut berada di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yaitu Rp4.200 per kg.
Di tingkat penggilingan, harga gabah tertinggi Rp4.900 per kg pada gabah kualitas GKP dengan Varietas Ciherang di Ambarawa.
Sedangkan harga gabah terendah kelompok kualitas GKP yaitu Rp3.800 per kg dengan Varietas Inpari32 di Seputihraman. Harga tersebut di bawah HPP yaitu Rp4.250 per kg.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
