Harga Gabah Turun di Empat Kabupaten, HKTI Sentil Bulog
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Lampung mendorong Perusahaan Umum Badan Umum Logistik (Perum Bulog) Kantor Wilayah Lampung untuk menjaga stabilitas harga gabah.
”Jangan sampai membuat petani kecewa,” ingat Ketua Umum HKTI Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, Selasa (6/4/2021).
Ketua Fraksi Partai Gerinda DPRD Lampung ini berharap, pemerintah daerah juga berkoodinasi dan berkomunikasi dengan Bulog.
Ia menyarankan Bulog membuat kerjasama kanal-kanal sampai tingkatan paling bawah. Mulai kabupaten, kecamatan, hingga kepala desa. Hal ini sebagai bentuk respons cepat apabila terjadi penurunan harga di daerah.
Mirza menduga ada oknum yang bermain dengan membeli harga di tidak sesuai dengan HPP.
Sementara, Kabid Pengadaan Perum Badan Umum Logistik (Bulog) Kanwil Lampung, Narwani, mengatakan pihak Bulog membuka seluas-luasnya keran untuk menyerap gabah maupun beras dari petani pada panen raya. Tapi, Bulog tidak asal mengambil gabah dan beras tersebut. Harus yang berkualitas.
Narwani mengklaim Bulog telah mengikuti aturan pemerintah dalam menetapkan HPP dengan menetapkan GKG sekitar Rp5.300 per kg.
Bulog menyerap gabah dari petani melalui mitra penggilingan yang telah berkerjasama. Juga, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) serta Satuan Kerja (Satker) dari internal Bulog itu sendiri. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
