Gunung Agung Meletus, Dua Bandara di Jatim Ditutup Sementara
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Dua bandar udara di Provinsi Jawa Timur, yaitu Bandara Banyuwangi dan Jember ditutup sementara pascaerupsi Gunung Agung di Kabupaten Karang Asem, Bali, Senin (2/7/2018) malam.
Ratusan penumpang yang akan melanjutkan perjalanannya, terpaksa mengembalikan tiket kepada maskapai karena bandara ditutup dan dikhawatirkan terdampak hujan abu di dua wilayah tersebut, karena arah angin cenderung mengarah ke barat.
Bandara Banyuwangi ditutup hingga Selasa (3/7/2018), pukul 15.00 WIB.
Sementara Bandara Jember ditutup hingga Selasa sore, karena abu vulkanik menutupi landasan pacu.
Sebelumnya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, melontarkan lava pijar dari kawahnya hingga sejauh 1,5 kilometer pada Senin (2/7/2018) pukul 21.04 WITA.
Pada Senin (2/7/2018) pukul 06.19 WITA, Gunung Agung sudah mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu teramati pada ketinggian sekitar 2.000 meter di atas puncak dengan intensitas tebal condong ke arah barat.
PVMBG mencatat erupsi terjadi pada pukul 06.41 WITA dan 06.55 WITA.
Saat ini, aktivitas Gunung Agung di Bali, pascameletus Selasa (2/7/2018), masih berada pada level III atau siaga.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
